Thoriqoh Shiddiqiyyah

Sejarah Singkat:

Pada tahun 1422H atau bertepatan tahun 2001M para pemuda warga Thoriqoh Shiddiqiyyah bergejolak untuk membuat wadah perjuangan bagi kaum muda. Hal ini diinspirasi oleh fatwa Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah yang mengatakan bahwa hendaknya Pemuda Shiddiqiyyah harus bersatu jangan bercerai berai. Keinginan tersebut kemudian disampaikan kepada Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah dan beliau mengarahkan untuk segera dibentuk Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah. Dan Atas berkat rahmat Alloh, pada tahun 2002M setelah melalui 12 kali pertemuan selama 1 tahun, wadah itu akhirnya tercetus dengan nama Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah yang diakronimkan dengan OPSHID.

 

Jiwa Organisasi:

Jiwa OPSHID adalah “Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan”

 

Visi Organisasi:

Terbinanya Pemuda Shiddiqiyyah yang berkualitas secara jasmani dan rohani

 

Misi Organisasi:

1.    Mewujudkan Generasi Bangsa yang Cinta Tanah Air, berkeimanan dan berkemanusiaan

2.    Membentuk Pribadi-pribadi Pemuda Shiddiqiyyah yang menjunjung tinggi ajaran Thoriqot Shiddiqiyyah serta Peduli dengan Kelestariannya. 

 

Tujuan Organisasi:

1.    Menumbuhkembangkan potensi diri Pemuda Shiddiqiyyah untuk kejayaan Bangsa Indonesia dengan tanpa meninggalkan ciri khas Shiddiqiyyah.

2.    Mempererat ukhuwah Islamiyyah di antara para pemuda Shiddiqiyyah pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

3.    Sebagai wadah para pemuda Shiddiqiyyah untuk turut serta berperan aktif dalam laju perjuangan Shiddiqiyyah.

 

Usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi:

1.   Mengadakan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada pembinaan jasmani dan ruhani sesuai ajaran thoriqoh Shiddiqiyyah dengan  mensinergikan segala potensi yang ada dikalangan Pemuda Shiddiqiyyah.

2.   Mengkonsolidasi para pemuda Shiddiqiyyah yang lebih terorganisir di tingkat pusat sampai daerah dan juga menjalin kerjasama dengan pihak luar yang dianggap perlu.

3.    Menjembatani para pemuda Shiddiqiyyah untuk turut serta berperan aktif dalam laju perjuangan Shiddiqiyyah.

 

Kegiatan Yang telah dilaksanakan Oleh OPSHID adalah:

1.   OPSHID setiap tahun selalu menyelenggarakan Tasyakkuran Hari Sumpah Pemuda, yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran OPSHID seluruh Indonesia, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat/DPP  (tingkat Nasional) sampai dengan Dewan Pimpinan Cabang/DPC (tingkat Kecamatan). Pelaksanaan ini mulai sejak tahun 2003M Acara pada tasyakkuran Sumpah Pemuda diisi dengan acara doa bersama serta santunan kepada fakir miskin dan anak yatim. Santunan diserahkan dengan cara mendatangi langsung kediaman Fakir miskin yang disantuni. Tahun 2006 santunan tercatat sejumlah Rp 137.106.000 yang diterima oleh 1325 Fakir miskin, dilaksanakan oleh 24 daerah kabupaten/kota diseluruh Indonesia.

2.  Acara Langen Musik Asyuro, pada tahun 2003.

3.   Turnamen Sepak bola OPSHID Cup tahun 2003, 2004, dan 2006.

4.   Festival Band dan Gambus seJawaTimur pada acara Pameran Wujud Karya 4 tahun 2004.

5.   Turnamen Bola voli OPSHID Cup tahun 2005.

6.   Shillaturrohmi Pemuda Shiddiqiyyah tahun 2004.

7.   Music Corner dan Nonton Bareng WorldCup 2006 yang berlangsung selama 1 bulan pada tahun 2006, yang dananya murni disumbangkan untuk korban gempa Yogyakarta.

8.   Santunan kepada Fakir miskin dan anak yatim secara serentak Pusat dan daerah dalam rangka Tasyakuran Hari lahir Sang Guru tahun 2006.

9.   Acara Silaturahmi dan parade musik Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah, pada tanggal 09 November 2006M, ada lebih dari 25 Band yang tampil pada acara yang berlangsung nonstop mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

10.  Santunan kepada Fakir miskin dan anak yatim secara serentak Pusat dan daerah dalam rangka Haul Ibu Bapak Sang Guru tahun 2006.

11.  Bersama DHIBRA secara mandiri ikut membangun Rumah layak huni untuk korban gempa di Jogja tahun 2006.

12.  Dll.

 

Dewan Pimpinan Daerah OPSHID yang sudah terbentuk dan diketahui oleh DPP OPSHID:

 - Jawa Timur :

1. Malang Raya

2. Surabaya

3. Sidoarjo

4. Pasuruan

5. Gresik

6. Lamongan

7. Bojonegoro

8. Mojokerto

9. Kediri

10. Nganjuk

11. Blitar

12. Tulungagung

13. Trenggalek

14. Madiun

15. Lumajang

16. Bangkalan

 

- Jawa Tengah :

1.  Pati

2.  Kendal

3.  Semarang

4.  Salatiga

5.  Kudus

6.  Demak

7.  Jepara

8.  Solo Raya

 

- DI Jogjakarta :

1.  Sleman

2.  Gunung Kidul

 

DKI Jakarta :

1.  Jakarta Selatan

2.  Jakarta Timur

 

 Lampung :

1.  Tanggamus