
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sebagai pemimpin rombongan, kami ingin menyampaikan kesan kami mengenai perjalanan kami ke Iran sebagai berikut. Sebelum kami berkunjung ke Iran, kami telah mendengar banyak informasi negatif atas segala segi di Iran, baik dari segi keamanan, pemerintahan, ekonomi, sosial dan lain sebagainya.
Tapi kami tidak percaya dengan berita-berita negatif tentang Iran, terutama berita-berita negatif setelah revolusi Iran. Ketidakpercayaan kami ada dasar-dasarnya.
1.Rasul pernah bersabda: "seandainya ilmu itu ada di bintang Suraya,pastilah yang bisa mengambil hanyalah anak-anak Parsi"
2.Di dalam kitab Muqadimmah Ibnu Khaldun, ternyata perkembangan ilmu-ilmu keIslaman semua yang mengembangkan adalah orang orang dari Parsi. Seperti ilmu Qiroah, nahwu Fiqh, hadist, tafsir, kalam, falaq, tasawuf dlsb.Semuanya yang mengembangkan mayoritas adalah para ulama Parsi, dan bukan para ulama Arab, karena sepeninggal Rasulullah, bangsa Arab ribut masalah kedudukan sehingga tidak ada pengembangan masalah ilmu.
3.Pada tahun 5 Hijrah, datanglah dari Mekkah 10,000 tentara yang akan menghancurkan umat Islam yang hanya ada 3,000 orang untuk menghadapi yang 10,000 itu.Rasulullah meminta nasihat pada salman al Farisi, yang kemudian membuat parit sehingga tentara yang 10,000 itu bisa dikalahkan.
4. Berita berita negatif hanya di sebarkan oleh Amerika dan kelompoknya, namun bukan atas dasar fakta.
Atas dasar-dasar di atas, kami tidak percaya dengan segala berita negatif yang kami terima sebelum berkunjung ke Iran.
Setelah rombongan bersafari masuk ke Iran, kami takjub, baik mengenai alamnya, ketertiban, keamanan, keramahan dan lain lain termasuk pemerintahannya. Itu menambah keyakinan kami bahwa informasi negatif itu tidak benar.
5.Insya Allah, kami akan berusaha melalui internet, menyebarluaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
6.Insya Allah, kalau Allah Ta'ala memberikan kesempatan pada kami, mungkin tahun depan atau pada kesempatan lain kami akan kembali ke iran karena banyak yang belum kami kunjungi. Terus terang, selama safari, kami telah mengunjungi banyak negara, namun kami memiliki kesan paling mendalam pada negeri Iran setelah menyaksikan kenyataan.
7.Terimakasih atas segala sambutan yang baik dari masyarakat Iran pada kami.
8.Mohon maaf apabila ada sesuatu yang kurang berkenan dalam kunjungan kami ini.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Catatan:
Kesan-kesan tersebut di atas didiktekan oleh Mursyid thoriqoh Shiddiqiyyah kepada salah satu murid yang mengikuti perjalanan, Ir.Pranoto, MM.
Disampaikan oleh Mursyid seusai makan pagi di hotel Aliqapu, Isfahan pada 15 Juli 2005 dan kemudian atas perintah beliau disampaikan pada Muhammad Ghavidel pada hari yang sama jam 13.50, untuk seterusnya diminta diteruskan pada seluruh sahabat di Iran.
Pada paragraf pertama, beberapa kata-kata sedikit terlepas dari catatan penulis, tetapi pokok-pokok pikiran tetap tercatat dengan baik.