
Banyak orang yang memiliki anggapan Santunan Nasional adalah rekayasa yang bernuansa politik. Padahal Santunan Nasional yang digalakkan Thoriqoh Shiddiqiyyah melalui organisasi sosial Dhilaal Berkat Rohmat Alloh memiliki tujuan yang mulia yang jauh dari anggapan itu.
Santunan Nasional sudah berada di depan kita, Insya Alloh diadakan tepat pada hari Sabtu, jam 10.00 WIB 18 Robi’ul Awwal 1433 H (11 Febriari 2012) mendatang. Agenda besar yang hanya sekali setahun ini memiliki ciri khas dan makna tersendiri.
Tasyakkuran Hari Kelahiran Almukarrom Mursyid Shiddiqiyyah kembali berlangsung di berbagai daerah. Serentak pada hari Ahad Kliwon yang tepat pada tanggal 27 Shofar 1433 (22/01/2012).
YPS Cabang se-Jawa tengah dan se-Yogyakarta belum lama ini melangsungkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Balai Desa Dyangan, Mungkid, Magelang. Karena tak ada struktur organisasi tingkat propinsi, YPS minta Rakerda difasilitasi Ketua DPW Orshid di dua wilayah tersebut.
Melanjutkan kata-kata mutiara dari Sang Mursyid yang bisa kita jadikan tanbih terkait keorganisasian. Tanbih-tanbih ini sekaligus menjadi kunci sukses dalam menghadapi segala persoalan.
Selain memiliki jiwa, berbagai organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah itu juga memiliki ciri khas, yaitu : Shilaturrohmi, Santunan dan Shodaqoh. Menurut hadits, tiga ciri khas itu dapat menimbulkan banyak keajaiban.
Hampir seribu tahun nama Thoriqoh Shiddiqiyyah terpendam dalam bumi kethorikotan, lamanya waktu itu seolah “membunuh” ingatan semua insan. Setelah nama Shiddiqiyyah yang sudah memfosil itu hampir musnah, Almukarrom Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Muhtarulloh Al-Mujtaba memunculkan kembali nama itu atas perintah dari sang maha guru Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Almukarrom Syech Syu’aib Jamali Al-Banteni.
Gegerlah seantero masyarakat pemerhati thoriqoh, hujan fitnah dan lemparan makian datang bertubi-tubi. Label muktabaroh dan non muktabaroh di dunia thoriqoh tiba-tiba menjadi isu yang santer. Padahal label itu adalah “ciptaan” sekelompok organisasi yang hanya berlaku di Indonesia.
Peringatan Hari Shiddiqiyyah tahun 1432 yang tinggal dua bulan lagi nanti bakal semakin meriah. Pasalnya dalam rangka menyambut peringatan hari istimewa thoriqoh Shiddiqiyyah, nantinya juga akan digelar pameran berbagai produk andalan warga Shiddiqiyyah. Sebagaiman diungkapkan Ketua Umum DPP ORSHID Drs. Ris Suyadi dalam sambutannya pada acara Rapat Tahunan Jam’iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh di Yusro lalu.
Menjalin shillaturohmi tentu amat penting, karena dibalik ibadah yang dilandasi kasih sayang ini banyak hikmahnya, selain bertambahnya umur dan rizqi. Di Kota Palu Sulawesi Tengah seorang tokoh beranama H. Abdul Muis Rofi’ mengatakan siap membantu perjuangan thoriqoh Shiddiqiqiyyah, setelah ia mengenal ORSHID saat pelantikan DPW ORSHID Sulawesi Tengah pada tanggal 27 Maret 2011 lalu.
Para pengurus Jam’iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh kembali mengelar Rapat Tahunan, pada hari Ahad 28 Robi’ul Akhir 1432 H (03/04/11) di gedung pertemuan Busyro, Peterongan, Jombang. Dihadiri lebih dari 300 pengurus yang datang dari berbagai perwakilan di seluruh Indonesia. Komitmen para kaum ibu dalam berorganisasi itu memang patut dibanggakan.